Kitab Suciku

Sore itu selepas pelatihan Financial Literacy, aku dan peserta lainnya pergi ke masjid sebelah lokasi pelatihan untuk shalat dulu eh shalat Ashar maksudnya.

Secara waktu cukup telat sehingga aku dan teman-teman berjamaah sendiri. Sambil menunggu teman-teman wudhu, ada hal yang mengusikku di bagian rak buku yang terletak di dalam masjid.

Isi rak tersebut cukup berantakan, dan yang membuatku kaget, isinya adalah kitab suci kita (al-Qur’an). Tumpukan tersebut berserakan.

Sempat ku merenung sejenak, kenapa pembaca kitab suci di masjid ini begitu tega meletakkannya berserakan di rak? Secuek itukah kondisi orang saat ini terhadap kitab yang telah dijadikan pedoman hidup setiap muslim di seluruh dan bahkan dari beratus tahun yang lalu.

image

Kitab Suciku

Ataukah tumpukan kitab suci yang menurutku berserakan itu sebenarnya tumpukan ala pembaca kitab suci di masjid itu? ya mungkin pengen dikatakan nyeni kali ya…aah tapi ya sudahlah daripada ruwet mikirin itu dan malah nggak shalat-shalat nantinya. Akhirnya aku rapikan sesuai dengan kategori rapi versiku. Setelah itu aku shalat dan pulang untuk memikirkan hal yang lainnya.

#renungan di sebuah masjid yang cukup besar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s